Flash News

adalah untuk mempersatukan alumni dan nhkbp sei putih dari generasi ke generasi dimanapun berada.

Powered by Blogger.

Popular Posts

Popular Posts

Mail Instagram Pinterest RSS
Mega Menu

Identifikasi LED (Laju Endapan Darah)

Hal ini terindentifikasi pada anaka saya SEAN BNSAR PURBA pada tanggal 14/09/2015


Apa itu laju endap darah (LED)?

Laju Endap Darah (LED) atau dalam bahasa Inggrisnya Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) merupakan satu dari pemeriksaan rutin untuk darah, untuk mengetahui ada atau tidaknya peradangan dalam tubuh seseorang. Jika ada, hasil dari LED ini bisa untuk mengukur tingkat peradangannya. 

Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memasukkan darah kita ke dalam tabung khusus, dalam posisi tegak lurus selama satu jam. Proses sedimentasi dari darah ini yang akan diperiksa. Dalam kurun waktu satu jam sel darah merah (eritrosit) akan mengendap ke dasar tabung, sementara komponen darah yang lain yaitu plasma darah akan mengambang di permukaan. LED ditentukan dari seberapa banyak pengendapan dari eritrosit (sel darah merah) ini ke dalam dasar tabung. Makin banyak sel darah merah yang mengendap, maka makin tinggi Laju Endap Darah (LED)-nya.

Jika terjadi peradangan tubuh terutama diperankan oleh pembuluh darah dan leukosit (sel darah putih) akan bereaksi sebagai respons terhadap suatu inflamasi yang sedang terjadi. Pada saat  peradangan makrofag mengeluarkan interleukin 1 dan interleukin 6 yang akan merangsang hati untuk meningkatkan produksi protein. Peningkatan protein inilah yang kemudian akan mempercepat LED & menjadi dasar penggunaan LED sebagai satu pertanda adanya peradangan dalam tubuh.
Interleukin-1 adalah sebutan bagi beberapa polipeptida sitokina IL-1α, IL-1ß dan IL-1Ra, yang memainkan peran penting dalam regulasi sistem kekebalan dan respon peradangan.


Apa manfaat mengetahui nilai LED?

Tinggi rendahnya nilai pada Laju Endap Darah (LED) sangat dipengaruhi oleh keadaan tubuh kita, terutama saat terjadi radang. Namun ada beberapa kondisi khusus seperti orang hamil, lansia maupun yang sedang mengalami haid ditemukan nilai LED yang tinggi. Jadi orang normal pun bisa memiliki Laju Endap Darah tinggi, dan jika nilai LED rendah pun belum tentu tidak terjadi apa-apa. Karena itu LED kurang spesifik untuk menjelaskan kondisi tubuh seseorang. Ia tidak bisa berdiri sendiri untuk menentukan suatu penyakit. 

Namun biasanya nilai LED ini menjadi rujukan bagi dokter untuk melakukan pemeriksaan tambahan bila ditemukan nilai Laju Endap Darah seseorang di atas normal. Sehingga akan ditemukan sebab kenapa nilai LED tinggi. Selain itu Laju Endap Darah pun bisa dipergunakan untuk mengecek perkembangan dari suatu penyakit. Bila terjadi penurunan LED, bisa di katakan proses penyembuhan atas suatu penyakit berjalan dengan baik.

Kondisi-kondisi lain yang penyebab LED seseorang naik

Sudah barang tentu orang yang sedang mengalami peradangan, seperti sedang sakit flu, Tbc, artritis, hepatitis dan lain, di dalam tubuhnya akan didapati nilai LED yang tinggi. Namun anda perlu tahu juga bahwa LED tinggi ini juga di temukan pada situasi lain non peradangan. Apa saja itu?
  1.    Wanita hamil
  2.     Wanita sedang datang bulan
  3.    Manula
  4.    Anemia
  5.    Kanker 
  6.    Penyakit Thyroid
  7.    Diabetes
  8.    Penyakit Jantung
  9.    Kecanduan obat atau narkotika. 
10.    Penggunaan obat kortekosteroid

Jadi orang tua akan mempunyai kecenderungan nilai LED lebih tinggi dari orang yang lebih muda. Begitupun wanita akan mempunyai nilai LED lebih tinggi dari pria.

Bagaimana menormalkan nilai LED?

Karena LED adalah tanda sedang terjadinya peradangan, maka tindakan yang perlu diambil adalah menghentikan peradangan yang sedang terjadi. Dengan demikian pokok masalah LED tinggi ini bisa teratasi. Jika infeksi selesai, dengan sendirinya LED akan turun. Jika masih tinggi, dokter mungkin harus lebih cermat akan kemungkinan terjadinya masalah ditempat lain. Nilai LED tinggi pada ibu hamil akan turun sendirinya saat sudah melahirkan. Pada wanita Haid LED tinggi akan berakhir saat haid berakhir.

Demikian juga dengan penggunaan obat kortekosteroid. Yang tidak bisa di turunkan adalah pada orang yang sudah tua. Tanya kenapa?

Nilai LED tidak selalu menggambarkan suatu kondisi tertentu. Karena itu jangan panik Hadapi dengan tenang, pelan sekaligus pasti. Semoga LED anda akan senantiasa normal.
 

0 comments:

Post a Comment